topmetro.news, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution memohon restu terhadap DPRD Sumut untuk melakukan merger ataupun menggabungkan 6 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi 3 ataupun 4 guna melakukan efisiensi anggaran dan pemborosan jabatan.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan terkait Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang perubahan bentuk hukum perusahaan perseroan terbatas Dhirga Surya Sumatera Utara, di Gedung DPRD Sumut, Kamis (26/6/2026).
“Sidang dewan yang terhormat, izinkan kami Pemprovsu mengusulkan BUMD ini kita gabungkan, sehingga dari sisi operasional tidak terlalu banyak direksi, manajemen untuk memboros keuangan di BUMD tersebut,” ujarnya.
Hal itu dikatakan Bobby sebagai bentuk instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan pemangkasan jabatan di jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam melakukan efisiensi.
“Kalau melihat BUMD kita, ada yang memiliki aset nya besar dan luar biasa, tetapi keuangannya sangat buruk, dan pegawai sangat kesulitan. Ada juga BUMD kita asetnya hampir tidak ada bahkan nyewa. Namun dari sisi keuangan performa keuangannya sangat baik, ini suatu hal yang sulit bagi BUMD berakselerasi dengan aksi korporasi yang masif,” katanya.
Di sisi lain, ia mengungkapkan sebagian besar BUMD telah memiliki uang yang banyak tetapi ada juga yang tidak memiliki aset. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pihaknya menginginkan efisiensi pengelolaan keuangan BUMD.
“Harusnya dari 6 BUMD ini bisa maksimal jika hanya ada 3 atau 4 saja yang aset dan uangnya ada sehingga bisa lebih kuat dan berdaya saing.
Selama ini kita tahu delalu kerjasama dengan pihak ketiga, bahasanya selalu dibodoh-bodohi dan dikecilkan oleh pihak ketiga. Oleh karena itu mohon dukungan dan kolaborasi antara kita semua,” tegasnya.
Diketahui, 6 BUMD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diantaranya:
1. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut)
2. PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU)
3. PT Dhirga Surya Sumatera Utara
4. PT Pembangunan Sarana dan Prasarana Sumatera Utara (Pusantara)
5. PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ)
6. PD Aneka Tambang dan Energi
Penulis I Erris

